Kopi Tubruk Gadjah Wujud Tradisi Ngopi Asli Indonesia

Kopi tubruk merupakan tradisi leluhur Indonesia yang menyatukan masyarakat dengan kesempurnaan dalam menikmati citarasa kopi asli Indonesia. Untuk menikmati kopi tubruk yang memiliki aroma dan cita rasa yang khas, kini telah hadir Kopi Tubruk Gadjah yang dibuat dari racikan warisan tubruk sedjati. Kopi tubruk gadjah diproduksi oleh PT Sumber Kopi Prima dengan aroma yang khas, rasa mantap dan manisnya yang pas.

  • Kopi Tubruk Gadjah & Tubrukers

Kopi tubruk gadjah merupakan perwujudan tekad untuk mengangkat kembali essensi tradisi ngopi asli Indonesia. Kopi tubruk gadjah memiliki rasa kopi dan aroma yang lebih mantap karena dibuat dengan biji kopi premium, pilihan dengan kualitas terbaik. Diproses dengan mesin berteknologi tinggi smart roasting, pertama kali di Asia Tenggara yang memastikan hanya kopi berkualitas terbaik yang sampai di tangan tubrukers untuk dinikmati. Tubrukers adalah sebutan bagi para pecinta kopi tubruk gadjah dari semua kalangan. Tubrukers merupakan inti utama komunikasi kopi tubruk gadjah.

Dengan mengusung tagline “Tubrukers Yuk Ngopi Gadjah” hadir dengan beberapa varian kemasan sebagai berikut ini :

– sachet kopi gula (tubruk manis) dengan gula terpisah

– sachet kopi kopi (tubruk asli) twin pack

– pouch kopi 150 gram, untuk dinikmati bersama

Satu hal yang menarik dari kopi tubruk gadjah adalah kamu bisa mengatur sendiri tingkat kemanisannya. Karena kopi tubruk gadjah memiliki kemasan terpisah antara gula dan kopinya. Untuk membuat kopi tubruk gadjah, kamu hanya perlu menambahkan air mendidih maksimal 200 ml untuk satu sachet. Satu sachet kopi tubruk gadjah berisi kopi hitam sebanyak 7 gram. Kemasan kopi tubruk gadjah terdiri dari kopi dan gula yang terpisah, sehingga kamu bisa mengatur sendiri banyaknya gula yang akan digunakan untuk menikmati kopi tubruk gadjah sesuai dengan selera.

Meracik kopi sendiri di rumah sangat cocok dengan kondisi pandemi seperti sekarang ini. Kehadiran kopi tubruk gadjah menjadi  sebuah solusi di kala keterbatasan kegiatan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.