Faldo Maldini Respons Ultimatum BEM SI ke Jokowi

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini angkat bicara terkait rencana Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia yang akan turun ke jalan bila Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengangkat 56 pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi ASN. Faldo meminta agar rencana aksi yang dilakukan tersebut tidak menimbulkan kerumunan. Menurut Faldo mereka yang memaksakan kerumunan berarti tidak menyayangi dirinya sendiri, keluarga, tenaga kesehatan dan para pelaku usaha kecil.

"Tidak sayang sama gerobak gerobak ekonomi rakyat yang sudah mulai bergeliat. Jadi, ini kepentingan siapa?" katanya. Faldo meminta BEM SI menahan diri untuk tidak turun ke jalan karena masih adanya pandemi Covid 19. Pemerintah saat ini sedang fokus untuk mengendalikan pandemi dengan mempercepat vaksinasi. "Kan ada prediksi varian varian baru, itu yang hendak diantisipasi terus. Jadi sekali lagi, kami harap semuanya menjaga," katanya.

Pemerintah menurutnya, tidak melarang BEM SI atau siapapun untuk menyampaikan aspirasi atau kritik kepada pemerintah. Hanya saja kritik atau aspirasi tersebut sebaiknya disamapikan melalui saluran yang aman dari penyebaran Pandemi. "Kritis dan kritik ya silakan saja, bahkan harus. Semua akan dijawab dengan pemenuhan tanggung jawab," pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.